AURO FONG

www.doyanpoker.com

Christy Christine

www.doyanpoker.com

Elly Tran Ha

www.doyanpoker.com

Angeline

www.doyanpoker.com

Anita Serenna

www.doyanpoker.com

Lollita Cheng

www.doyanpoker.com

Lucy

www.doyanpoker.com

Zhan Lu

www.doyanpoker.com

Saturday, July 4, 2015

DAFTAR JUARA Copa America (1916-2015)



Lewat performa heroiknya di sepanjang turnamen, Cile akhirnya mampu keluar sebagai kampiun Copa America 2015. Lebih istimewa lagi karena gelar ini jadi torehan perdana La Roja di pentas internasional dan terjadi di rumah sendiri.

Sebelumnya prestasi terbaik Cile adalah tiga kali menembus babak 16 besar Piala Dunia dan empat kali jadi runner-up Copa America. Empat torehan di tanah latin itu terjadi pada pagelaran 1956, 1957, 1979, dan 1987.

Kesuksesan di pagelaran kali ini Cile raih dengan menundukkan unggulan pertama turnamen, Argentina. Mendominasi permainan sepanjang jalan nya laga. Arturo Vidal cs akhirnya jadi juara melalui babak adu penalti , setelah sebelum nya bermain kacamata selama 120 menit.

Keberhasilan menjadi kampiun Copa America 2015, sekaligus mensejajarkan tim asuhan Jorge Sampaoli dengan Bolivia dan Kolombia, yang sama-sama mengoleksi satu trofi. Sementara Argentina gagal menyamai torehan raja turnamen, Uruguay, yang sudah jadi kampiun sebanyak 15 kali.

Paling mengejutkan adalah Brasil, yang tersingkir di babak perempat-final pada edisi kali ini. Meski sudah menjuarai lima Piala Dunia dan empat Piala Konferderasi, Tim Samba baru jadi kampiun Copa America sebanyak delapan kali. Jumlah itu bahkan nyaris setengah dari torehan Uruguay dan Argentina

Jorge Sampaoli Tak Percaya Cile Juara






Melalui babak adu pinalti, Cile  akhirnya sukses jadi juara Copa America 2015 dengan menundukkan Argentina . Si Merah menang 4-1 dalam duel tos-tosan tersebut, setelah bermain kacamata sepanjang 120 menit lagaGelar itu terasa semakin indah karena jadi yang pertama kali dan terjadi di rumahnya sendiri.

Pelatih La Roja yang merupakan seorang Argentina, Jorge Sampaoli, bahkan sampai tak percaya bisa mengantarkan tim asuhannya jadi kampiun turnamen. Ia pun menyambut bahagia dan amat menikmati momen indah ini.

"Penalti pamungkas Alexis Sanchez memberikan saya kemenangan yang tak dapat dipercaya. Para pemain telah melakukan pekerjaan hebat. Mereka sungguh ingin memenangi Copa [America]. Saya tak melihat satu laga pun yang menunjukkan bahwa Cile bermain lebih buruk dari lawannya," tutur Sampaoli semringah, seperti dilansir laman resmi Conmebol.

"Saya ingin menikmati momen luar biasa ini dengan para pemain saya. Juga menikmatinya di Cile, bersama masyarakatnya yang tengah penuh dengan sukacita.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-bessarnya pada para pemain saya, yang sudah mengizinkan saya untuk bergabung dalam tim luar biasa ini," pungkasnya berbinar.